Langsung ke konten utama

RAGAM LAYOUT WEBSITE

Layout web adalah desain dasar untuk membuat tampilan suatu website terutama pada penataan elemen-elemen sebuah website. Elemen website umumnya terdiri dari header, navigation, sidebar, content, dan footer.

Macam - macam layout desain web:

1. Static
Layout static pada web desain memiliki ukuran tetap pada semua resolusi browser. 

2. Fluid
Layout fluid memiliki kemampuan untuk menyesuaikan lebar layout sesuai dengan resolusi browser.

3. Responsive
Layout responsive memiliki kemampuan untuk berganti layout pada resolusi tertentu. 

Konsep dan teknik untuk membuat tipografi yang baik :

1. Komposisi Font
Penggunaan font dalam website tidak boleh terdiri lebih dari 3 jenis font. Komposisi font yang baik adalah menggunakan 2 jenis font.
Gunakan font serif untuk judul, dan gunakan sans-serif untuk konten. Kombinasi ini sudah menjadi hal umum yang bisa anda lihat di kebanyakan website-website besar di dunia.

2. Styling Teks Dan Paragraf

- Leading
Leading adalah istilah yang biasa digunakan untuk jarak baris tiap baris sebuah paragraf. Leading, sangat berpengaruh pada kenyamanan baca sebuah teks.

- Ketebalan Teks
Ketebalan teks juga mempengaruhi tipografi. Dalam web design, bisa menentukannya dengan styling css melalui properti font-weight.

- Warna
Secara default, warna teks yang ditampilkan di web adalah warna hitam pekat (#000). Warna Hitam pekat akan terlalu kontras dengan warna-warna yang ada di web, apalagi jika webnya mengusung desain flat. Warna yang bagus untuk teks pada desain web era modern adalah hitam keabu-abuan, dari interval #333 – #999.

3. Padding Dan Margin
Margin dan Padding adalah properti dari CSS yang digunakan untuk mengatur sisi tiap elemen para HTML.

4. Hirarki Dan Ukuran Font
Hirarki dan ukuran font pada website juga harus ditentukan. Secara default, browser yang menentukan ukuran setiap tag heading (<h1>,<h2>,<h3>,<h4>,<h5>,<h6>), tag paragraf (<p>), tag small (<small>), dan sebagainya.

Format Gambar untuk website :

1. PNG sangat baik untuk dipergunakan pada kebanyakan web browser Format jenis ini sangat tepat untuk menyimpan grafik (ilustration) atau foto (kualitas tinggi).

2. JPG adalah pilihan terbaik untuk menampilkan foto secara online, walau kualitasnya tidak sebagus PNG tetapi cukup bisa diterima mata manusia.

3. GIF sangat baik untuk menampilkan gambar grafik , tapi jangan ubah foto kamu menjadi format GIF karena hasilnya tidak sedap dipandang mata.

4. BMP bisa dikategorikan sebagai gambar tidak terkompresi, tidak disarankan untuk penggunaan pada blog.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Produk design grafis dan perbedaannya dari tiap era/dekade, Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk memodelkan design grafis, dan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang terkait dengan profesi design grafis

A. Produk design grafis dan perbedaannya dari tiap era/dekade Graphic design adalah gambar yang dibuat sedemikian rupa dengan tujuan untuk mengkomunikasikan sesuatu secara visual. Berikut beberapa design grafis dari tiap era/dekade : 1. Victorian (1837-1901) Gaya desain grafis Victorian berkembang di Amerika, Inggris dan sebagian besar benua Eropa sejak tahun 1820-an hingga tahun 1900. Gaya ini muncul karena reaksi seniman akibat revolusi industri. Victorian  style  memiliki ciri khas ornamen yang kompleks dalam desainnya. Menggunakan warna-warna gelap, seperti hitam dan coklat.  Style  ini selalu menggunakan border dekoratif yang dipadukan dengan tipografi yang rumit sehingga desain terlihat penuh. 2. Arts And Crafts (1880 – 1910)  Style yang dimulai di Inggris dan berkembang hingga ke Eropa dan Amerika Utara pada 1880-1910-an ini kemudian muncul kembali di Jepang pada tahun 1920-an. Style ini memiliki ciri khas penggunaan tekstur dan ilustrasi tip...

Konsep SKK

Konsep Dasar Dalam Komunikasi Digital 1. Dunia maya Pada novel William Gibson (1984/1994), neoromancer, istilah dunia maya muncul pertama kalinya untuk merujuk pada jaringan informasi luas yang oleh para penggunanya disebut dengan console cowboys akan muncul, atau koneksi langsung dengan sistem-sistem syaraf mereka. Lalu ada sebuah konsep dikembangkan oleh Gibson yang menyatakan bahwa dunia maya adalah realita yang terhubung secara global, didukung komputer, berakses komputer, multidimensi, artificial, atau virtual. Di mana dalam hal ini komputer adalah sebuah jendela, terlihat atau terdengar objek-objek yang bukan bersifat fisik dan bukan representasi objek-objek fisik, namun lebih merupakan gaya, karakter, dan aksi pembuatan data, pembuatan informasi murni. 2. Realitas maya Realitas maya (virtual reality, VR) merujuk pada pemakaian komputer untuk menstimulasikan sebuah pengalaman dengan cara yang sama dengan realita. Pada jenis VR yang sering dipakai, seseorang memakai sarung tangan,...